bogortraffic.com, JAKARTA – Forum Wartawan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (FWUMKM) menyelenggarakan turnamen biliar pertama yang diikuti oleh 20 forum wartawan se-Jabodetabek.
Kegiatan ini menjadi sejarah sekaligus sarana mempererat silaturahmi dan sinergi antarjurnalis serta pemangku kepentingan di Mantra Lounge, Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Ketua FWUMKM, Adhe Firmansyah, menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan ajang olahraga perdana yang diselenggarakan oleh organisasinya.
“Ini menjadi sejarah tersendiri. Melalui turnamen me ini, kami berharap mampu mempererat silaturahmi, serta menyalurkan bakat olahraga rekan-rekan media sekalian,” katanya saat membuka Media Billiards Tournament ‘Press & Pocket Tournament’ Piala Menteri UMKM 2026.
Adhe juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang telah menyukseskan acara, antara lain PT Global Jet Express (J&T Express Indonesia), PT Jaminan Kredit Indonesia (PT Jamkrindo), PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), PT Pupuk Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Grab Indonesia, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP Pulogadung), PT Pelindo Solusi Maritim (PSM), PLN UID Jakarta Raya (PLN Disjaya) dan PT Jasa Armada Indonesia Tbk (JAI).
“Semoga kegiatan ini berjalan akrab, sportif, dan bermanfaat bagi kita semua. Mari kita jadikan momen ini untuk memperkuat sinergi terbaik bagi teman teman media, pemerintah dan stakeholder,” harapnya.
Plt Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Reghi Perdana, yang hadir dalam pembukaan mengingatkan pentingnya peran media profesional dalam menyajikan informasi yang sahih di tengah arus informasi digital saat ini.
“Saat ini kitadihadapkan pada badai informasi. Setiap orang bisa membuat konten, membelokkan fakta. Di sinilah peran rekan-rekan wartawan yang terakreditasi, ber kredibilitas, dan profesional menjadi penentu kebenaran,” tegasnya.
Reghi juga mengimbau agar para jurnalis terus mengawal kinerja pemerintah secara independen dan konstruktif.
“Kritiklah setajam-tajamnya dan objektif jika ada yang perlu dibenahi. Namun sampaikan pula hal-hal yang baik, agar publik tenang dan percaya. Kita satu tujuan, membangun negeri,” imbuhnya.
“Juara itu penting, tetapi persahabatan jauh lebih berharga,” lanjut Reghi.
Dukungan juga mengalir dari Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI). Perwakilan PB POBSI, Imran Ibrahim, menilai ajang ini memberi dampak positif bagi pengembangan industri biliar nasional.
“Kami berharap turnamen ini dapat berlangsung secara berkelanjutan. Sebagai kegiatan perdana, semoga sukses dan lancar terus ke depannya,” pungkasnya.





