bogortraffic.com, BOGOR – Polisi akan kembali mendatangi Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, untuk melakukan pencarian lanjutan terhadap bagian kerangka Alvaro Kiano Nugroho, bocah berusia enam tahun yang menjadi korban penculikan dan pembunuhan oleh ayah tirinya.
Jasad Alvaro sebelumnya dibuang di Sungai Cerewed, tepat di bawah Jembatan Cilalay, setelah dilaporkan hilang selama delapan bulan.
Bagian tubuhnya ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka pada Minggu (23/11).
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengatakan pihaknya akan melakukan penyisiran ulang untuk mencari bagian tubuh lain yang belum ditemukan.
“Mencari rahang diduga milik korban,” ujar Nicolas, dikutip Kumparan Rabu (26/11).
Ia menjelaskan bahwa proses pencarian akan dilakukan dengan bantuan anjing pelacak untuk mempercepat identifikasi lokasi.
“Penyisiran lagi dengan anjing pelacak,” ucapnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan pencarian akan dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dan melibatkan personel gabungan dari kepolisian serta unit K9.
Tak lama setelah penemuan kerangka, polisi berhasil menangkap pelaku penculikan dan pembunuhan, yaitu ayah tiri korban, Alex Iskandar (49).
Namun, Alex dikabarkan meninggal dunia pada hari yang sama karena bunuh diri dengan cara gantung diri di ruangan konseling Polres Metro Jakarta Selatan.
Jenazah Alex telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di TPU Kedaung, Tangerang.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena lamanya waktu pencarian Alvaro dan kondisi tragis yang dialami korban.
Polisi berkomitmen menuntaskan proses pencarian untuk memastikan seluruh bagian tubuh korban ditemukan dan rangkaian penyelidikan berlangsung lengkap.






