bogortraffic.com, KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperingati Hari Ikan Nasional (Harkannas) 2025 dengan menggelar kampanye Gemar Makan Ikan (Gemarikan) bersama siswa SDN Kampung Rambutan di Taman Ekspresi, Kamis (20/11/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, sebagai upaya menanamkan kebiasaan makan ikan sejak usia sekolah.
Peringatan ini merupakan kolaborasi Pemkot Bogor dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP) serta Himpunan Alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (HAC IPB). Dedie menyampaikan bahwa kampanye ini sekaligus penguatan program Jumat Makan Ikan (Jumani) yang telah berjalan di Kota Bogor.
“Kampanye Gemarikan sekaligus penguatan program Jumat Makan Ikan (Jumani) yang telah lama dijalankan, guna membiasakan anak-anak Kota Bogor mengonsumsi makanan bergizi tinggi, terutama dari ikan,” ujar Dedie.
Dalam momentum yang sama, pemerintah juga melakukan aksi pelestarian lingkungan dengan menebar 15 ribu benih ikan di aliran sungai. Jenis ikan yang dilepaskan antara lain ikan mas, nilem, dewa, tengadak, dan tawes. Jenis-jenis tersebut dipilih karena mampu beradaptasi dengan ekosistem sungai seperti Sungai Ciliwung.
Dedie menegaskan kegiatan ini tidak hanya simbolis, tetapi bagian dari upaya menjaga ketersediaan sumber hayati dan menguatkan pendidikan lingkungan sejak dini.
Sejalan dengan Tema Nasional: Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045
Perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Raden Roro Sri Pudji Sinarni Dewi, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kampanye ini.
Ia menyampaikan bahwa langkah Pemkot Bogor sejalan dengan tema nasional “Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045”, serta tema lokal “Ikan untuk Bogor Sehat, Menyongsong Generasi Emas 2045.”
Kegiatan peringatan Harkannas ditutup dengan rangkaian edukasi dan aksi kolaboratif yang disampaikan Kepala DKPP Kota Bogor, Dody Ahdiat. Program yang digelar mencakup lomba memasak olahan ikan, edukasi pengolahan, bazar produk perikanan, kampanye Gemarikan, hingga pelepasliaran ikan.
Pemkot Bogor juga terus memperluas akses konsumsi ikan bagi masyarakat melalui distribusi bantuan pangan berbasis protein ikan.
“Pemkot Bogor telah menyalurkan 12.000 paket ikan untuk penanganan stunting dan 8.000 paket untuk masyarakat umum, sekaligus melantik Duta Jumani untuk mendorong kebiasaan makan ikan di tingkat keluarga,” jelas Dody.





