Beda Pola Asuh dengan Kakek-Nenek, IDAI Minta Utamakan Keselamatan Bayi

IDAI ingatkan orang tua utamakan keselamatan bayi dan keselamatan medis saat hadapi perbedaan pola asuh dengan kakek-nenek. [Ilustrasi. Dok. Pexel-Lisa Fotios]

bogortraffic.com, JAKARTA – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua agar mengutamakan keselamatan bayi ketika menghadapi perbedaan pola asuh dengan kakek-nenek, terutama jika praktik yang dilakukan tidak sesuai dengan rekomendasi medis.

Ketua Pengurus Pusat IDAI, Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp. Kardio(K), mengatakan orang tua perlu menyampaikan penjelasan secara santun ketika menghadapi praktik pengasuhan turun-temurun yang berpotensi membahayakan kesehatan anak.

Bacaan Lainnya

“Kita tentu perlu menghormati orang tua dan kakek-nenek, karena pada umumnya mereka memberikan nasihat berdasarkan pengalaman dan rasa sayang kepada cucunya,” kata Piprim.

Namun, ia mengingatkan bahwa ilmu kedokteran terus berkembang sehingga praktik yang dahulu dianggap baik belum tentu terbukti aman berdasarkan pengetahuan medis saat ini.

Sebagai contoh, pemberian telur mentah kepada bayi mungkin dilakukan dengan niat menambah kekuatan atau mempercepat pertumbuhan. Padahal, telur mentah berisiko mengandung bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan infeksi serius.

“Prinsipnya, tradisi yang baik tentu boleh dipertahankan, tetapi apabila suatu praktik berpotensi membahayakan kesehatan anak, maka keselamatan anak harus didahulukan,” ujarnya.

Piprim menambahkan, pengasuhan bayi merupakan tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga. Kakek-nenek perlu dilibatkan dalam memperoleh informasi kesehatan yang tepat agar memiliki pemahaman yang sama dengan orang tua bayi.

“Kami di IDAI mengajak seluruh keluarga, termasuk kakek-nenek, untuk bersama-sama merawat anak berdasarkan kasih sayang yang dilandasi ilmu pengetahuan,” katanya.

Perbedaan pemahaman mengenai pengasuhan bayi ini kembali menjadi perhatian setelah muncul pemberitaan tentang bayi di Surabaya yang dilaporkan meninggal setelah diduga diberi telur mentah oleh neneknya. IDAI mengimbau agar seluruh keluarga memastikan perawatan dan pemberian makanan bayi selalu sesuai dengan usia serta rekomendasi tenaga kesehatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan