Gudang dan Pabrik Makanan Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 500 Juta

Ilustrasi kebakaran.

bogortraffic.com, BOGOR – Sebuah gudang dan pabrik makanan ringan di Tajurhalang, Kabupaten Bogor, terbakar pada Selasa (22/7/2025) malam.

Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Bacaan Lainnya

“Objek yang terbakarnya gudang dan tempat produksi makanan ringan, produksi makanan ringan keripik. Nihil korban luka atau jiwa,” kata Kepala Dinas Kebakaran Kabupaten Bogor Yudi Santosan saat dimintai konfirmasi.

Yudi menyebutkan, dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik di dalam pabrik dan gudang. Meskipun tidak ada korban, insiden ini menimbulkan kerugian materiil yang signifikan.

“Penyebab kebakaran korsleting listrik. Total kerugian kurang lebih Rp 200-500 juta,” sebutnya.

Secara terpisah, Komandan Regu Damkar Kabupaten Bogor Rivaldi menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 23.30 WIB. Sebanyak empat unit pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk penanganan.

“Unit yang ke lokasi 4 unit pemadam, (rinciannya) dua dari Sektor Parung dan dua unit perbantuan dari Mako Cibinong dan Sektor Ciomas,” katanya.

Rivaldi menambahkan bahwa kronologi dan penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui karena posisi pabrik saat kejadian sedang tidak ada aktivitas produksi.

Proses penanganan kebakaran berlangsung selama kurang lebih 4 jam. Banyaknya material di dalam gudang dan pabrik yang mudah terbakar mengakibatkan api dengan cepat membesar dan meluas ke seluruh bangunan.

“(Penanganan) mulai jam 23.39 WIB sampai. Api lumayan gede, kendalanya paling di material terbakar ada beberapa tumpukan, jadi harus diurai,” tutup Rivaldi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan