195 Aparatur Desa Bogor Jadi Mahasiswa IPB, Dukung Misi Desa Presisi

Pembukaan Sekolah Pemerintah Desa , secara simbolis oleh ketua Apdesi Kabupaten Bogor (kiri) dan Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur IPB University. (Foto: Dok.Ist)

bogortraffic.com, BOGOR – Sebanyak 195 aparatur pemerintahan desa dari Kabupaten Bogor angkatan ke-4 resmi menjadi mahasiswa IPB University melalui program Sekolah Pemerintah Desa. Program ini mencakup 65 peserta kepala desa dan 130 staf desa yang terdiri dari operator spasial dan operator sosial. Mereka akan mendapatkan pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam rangka mewujudkan Desa Presisi.

Pada acara pembukaan yang berlangsung di Auditorium IPB University, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari, menyampaikan harapannya agar angkatan ke-4 Sekolah Pemerintah Desa ini mampu membawa misi Desa Presisi yang sejalan dengan visi Kabupaten Bogor yang maju dan sejahtera, berlandaskan iman dan takwa.

Bacaan Lainnya

“Dengan mengikuti Sekolah Pemerintah Desa, diharapkan para peserta dapat mewujudkan Desa Presisi yang selaras dengan visi Kabupaten Bogor yang maju dan sejahtera,” ujar Zaenal Ashari, Selasa (3/8/2024).

Dalam program ini, para peserta akan menerima materi perkuliahan yang mencakup tata cara pengelolaan dana desa, alokasi dana desa, pembagian hasil pajak, serta program pembangunan infrastruktur dengan dukungan finansial yang signifikan. Semua ini dirancang untuk memperkuat kapasitas desa dalam mendukung pembangunan nasional.

Ketua Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB University, Dr. Jaenal Effendy, menjelaskan bahwa melalui konsep Desa Presisi, desa-desa di Indonesia akan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan masyarakat.

“Terdapat lebih dari 81 ribu desa di Indonesia. Bagaimana grand design pembangunan pertanian dan pedesaan ini dapat memastikan bahwa desa-desa tersebut terberdayakan, tidak terpinggirkan, dan memiliki peran jelas dalam memajukan bangsa,” ujar Dr. Jaenal Effendy.

Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur IPB University, Alim Setiawan Slamet, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah, serta para camat dan kepala desa se-Kabupaten Bogor.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan