Walkot Dedie Ajak Beralih ke Energi Terbarukan di Tengah Ancaman Perubahan Iklim

Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyerukan pentingnya energi baru terbarukan saat Ecoheroes Day TribunnewsBogor, sekaligus memaparkan langkah nyata menuju kota ramah lingkungan.

bogortraffic.com, KOTA BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan pentingnya percepatan penggunaan energi baru terbarukan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, terutama di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim.

Pesan itu ia sampaikan dalam acara Ecoheroes Day: Kolaborasi untuk Bumi Lestari, yang digelar dalam rangka satu dekade TribunnewsBogor di Ballroom Gedung TribunnewsBogor, Jalan Pemuda, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (14/11/2025).

Bacaan Lainnya

Dedie Rachim menjelaskan bahwa pemanfaatan energi terbarukan menjadi kebutuhan mendesak demi kelangsungan hidup generasi mendatang. Ia mengungkapkan, berdasarkan data dari Deputi BMKG, intensitas hujan ekstrem kini semakin sering terjadi.

“Sekarang hujannya tidak lama. Hanya satu kali tapi semua berantakan, pohon tumbang, banjir lintasan, tanah longsor dan sebagainya. Ini sudah confirm bahwa yang sedang kita hadapi adalah perubahan iklim yang nantinya akan berakibat pada generasi muda ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, perubahan iklim diperparah oleh kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan dan penggunaan energi dari sumber yang tidak terbarukan, termasuk listrik dari PLTU berbahan bakar batu bara.

“Dan setiap satu ton batu bara yang dibakar itu juga menghasilkan emisi gas karbon. Jadi kalau tidak ada energi baru terbarukan yang bisa dimanfaatkan tentu situasi dan kondisi tidak akan berubah. Ini tantangan bagaimana ke depan kita harus mulai memikirkan energi baru terbarukan,” ucapnya.

Dedie Rachim menyampaikan bahwa Pemkot Bogor bersama Pemkab Bogor tengah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk membangun fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik sebagai dukungan terhadap target Indonesia Bersih Sampah 2029.

Selain itu, Pemkot Bogor juga telah menjalin komunikasi dengan Pertamina NRE Indonesia dan Danantara untuk pembangunan plant pengolahan sampah di TPA Galuga, dengan PT PLN sebagai off taker-nya.

“Insyaallah sekarang sudah ada cahaya dari ufuk. Mudah-mudahan ini menjadi kolaborasi sinergis kita untuk bisa menyelesaikan persoalan 15 sampai 50 tahun ke depan. Jadi harapan itu sudah ada, dan bagaimana Kota/Kabupaten berkolaborasi karena lahannya sama. Kita harus bisa menyukseskan Indonesia bersih dari sampah 2029,” ujarnya.

Penghargaan bagi Penggiat Lingkungan

Pada kesempatan ini, Dedie Rachim juga menerima penghargaan atas kepeduliannya terhadap isu lingkungan.

Pimpinan Redaksi TribunnewsBogor, Yulis Sulistyawan, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah dan para pihak yang telah berkolaborasi menjaga lingkungan selama satu dekade perjalanan media tersebut.

“Ini adalah para pahlawan yang bekerja dalam senyap, yang konsisten menjaga dan membersihkan lingkungannya,” ujarnya.

TribunnewsBogor memberikan penghargaan kepada para penggiat lingkungan yang selama ini berperan dalam mengolah sampah, membersihkan sungai, situ, hingga saluran air.

Turut hadir dalam acara tersebut, Guru Besar Teknik Lingkungan IPB University, Prof. Arief Sabdo Yuwono, yang memberikan paparan mengenai pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan