Dedie Rachim Mantapkan Transformasi Pemerintahan Digital Kota Bogor

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim buka Evaluasi Kinerja Pemerintahan Digital 2026 bersama KemenPANRB untuk pertegas transparansi publik.

bogortraffic.com, KOTA BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, membuka kegiatan Evaluasi Kinerja Pemerintahan Digital Kota Bogor Tahun 2026 bersama Tim Asesor Kementerian PANRB di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Selasa (22/9/2026).

Dedie Rachim menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menjadikan digitalisasi sebagai pondasi utama tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Bacaan Lainnya

“Kota Bogor tengah mempersiapkan diri dan berusaha konsisten menjadikan pemerintahan digital sebagai basis penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Tujuannya agar pemerintah betul-betul bisa maksimal dalam melayani masyarakat,” ujar Dedie Rachim.

Inovasi digital di Kota Bogor terus berkembang pesat sejak penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dimulai pada 2018. Indeks SPBE Kota Bogor tercatat melonjak naik dari angka 2,91 pada 2018 menjadi 4,08 pada 2024.

“Pemkot Bogor secara serius mempersiapkan bukan hanya SPBE, tetapi juga transformasi menuju pemerintahan digital,” jelas Dedie Rachim.

Saat ini Pemkot Bogor telah mengoperasikan 839 layanan digital, 282 aplikasi internal, 65 titik Wi-Fi publik, serta 169 unit CCTV terintegrasi. Penataan infrastruktur kota juga dibuktikan melalui penurunan kabel udara sepanjang 36 kilometer ke dalam saluran bawah tanah.

Ke depan, Pemkot Bogor bakal menambah fasilitas CCTV di setiap jarak 100 meter, menyelesaikan pembangunan Command Centre Bogor, serta memperkuat integrasi peta geospasial bersama BPN untuk optimalisasi sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Kami akan coba melengkapi CCTV setiap 100 meter bekerja sama dengan APJATEL. Penambahan panjang jalan untuk penurunan kabel terus dilakukan sampai seluruh area dari total hampir 127 kilometer di Kota Bogor dapat tertata,” katanya.

Upaya progresif Pemkot Bogor ini mendapat pujian langsung dari Asesor KemenPANRB, Anak Agung Kompiang Oka Sudana, yang menilai capaian Kota Bogor jauh melampaui standar daerah lain.

“Sebagai informasi, rata-rata nasional ada di angka 1,7 dan Kota Bogor relatif tinggi, sudah di atas 2. Saya melihat semangat yang ada menggambarkan hal tersebut,” kata Anak Agung Kompiang Oka Sudana secara virtual.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan