Pemkab Bogor Buka 1.824 Lowongan Kerja di Job Fair Stadion Pakansari

Pemkab Bogor gelar Job Fair 2025

bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor membuka sebanyak 1.824 lowongan kerja dalam gelaran Job Fair 2025 yang berlangsung di area Stadion Pakansari, Cibinong, mulai Senin, 16 Juni hingga Selasa, 17 Juni 2025.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari para pencari kerja. Ratusan orang terlihat mengantre sejak pagi demi mendapatkan peluang kerja dari puluhan perusahaan yang berpartisipasi.

Bacaan Lainnya

“Job Fair 2025 diikuti oleh 25 perusahaan dan satu dari BP3MI Jawa Barat. Total lowongan kerja yang disediakan ada 1.824 posisi,” ujar Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Nana Mulyana, kepada wartawan, Senin (16/6/2025).

Nana menyebut, sebanyak 2.800 pelamar telah mendaftar secara daring untuk mengikuti job fair ini. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada batasan usia maupun wilayah domisili bagi pencari kerja yang ingin berpartisipasi.

“Meski difokuskan untuk warga Kabupaten Bogor, tapi masyarakat dari Kota Bogor dan Depok juga diperbolehkan ikut, selama memenuhi kualifikasi lowongan kerja yang dibuka,” jelasnya.

Ia memprediksi, lonjakan jumlah pengunjung akan terjadi pada hari kedua gelaran, yakni Selasa, 17 Juni 2025.

Nana berharap Job Fair ini bisa menjadi salah satu solusi dalam menekan angka pengangguran di wilayah Kabupaten Bogor. Namun ia menekankan bahwa upaya tersebut harus dilakukan secara terpadu.

“Mengurangi pengangguran bukan hanya tanggung jawab Disnaker saja, tapi harus menjadi kerja bersama semua pihak di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Salah satu pencari kerja, Firman Kiyya (22), warga Cibinong yang baru lulus sekolah pada Juni 2025, turut menghadiri Job Fair untuk mencari peluang yang lebih baik.

“Saya sebenarnya sudah dapat panggilan jadi mekanik, tapi saya tolak. Saya ingin coba peruntungan yang lebih baik di Job Fair ini,” kata Firman.

Job Fair yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB ini diharapkan menjadi jembatan antara kebutuhan industri dan potensi tenaga kerja lokal, sekaligus menjadi bagian dari solusi strategis dalam penanggulangan pengangguran di Kabupaten Bogor.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan