bogortraffic.com, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Sosial menyiapkan dua lokasi untuk pelaksanaan program Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari implementasi kebijakan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor Farid Ma’ruf mengatakan, dua lokasi tersebut berada di Sentra Terpadu Intan Suweno, Karadenan, Cibinong untuk jenjang SMP, dan Sentra Terpadu Galih Pakuan, Kecamatan Ciseeng untuk jenjang SMA.
“Untuk konsep Sekolah Rakyat ini berbentuk boarding school, sesuai arahan dari Kementerian Sosial,” ujar Farid saat ditemui di Cibinong, Jumat (13/6/2025).
Ia menjelaskan, program ini akan menampung anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang datanya telah diverifikasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Bogor. Hingga saat ini, tercatat 67 siswa telah terdaftar, terdiri dari 50 siswa jenjang SMA dan 17 siswa jenjang SMP.
“Pelaksanaannya akan dibagi dalam dua rombongan belajar. Saat ini kami sedang menunggu kurikulum resmi dari Kementerian Pendidikan,” tambahnya.
Farid menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor siap mendukung penuh implementasi program Sekolah Rakyat demi mendorong kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa.
“Kami siap menjalankan amanat Presiden untuk memastikan bahwa anak-anak dari keluarga miskin bisa sekolah dengan fasilitas lengkap dan tanpa biaya,” tegas Farid.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa secara nasional, program Sekolah Rakyat akan mulai dilaksanakan pada 14 Juli 2025 di 100 titik lokasi di seluruh Indonesia.
“Jumlah murid yang ditargetkan hampir 10 ribu siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Ini adalah langkah konkret dalam mewujudkan keadilan sosial melalui sektor pendidikan,” ujar Mensos.
Saifullah Yusuf juga menginformasikan bahwa saat ini Kemensos tengah melakukan sosialisasi pembukaan seleksi formasi guru untuk mengisi posisi pengajar di Sekolah Rakyat. Proses registrasi daring bagi calon guru direncanakan dibuka pada 16 hingga 17 Juni 2025 melalui aplikasi Kemensos.
Dengan konsep pendidikan berbasis asrama dan pembinaan intensif, program Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendekatan pendidikan yang inklusif, terstruktur, dan menyeluruh.





