bogortraffic.com, KARAWANG – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) terus melaksanakan patroli dan pelayanan kemanusiaan di lokasi banjir yang melanda Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Rabu (21/01/2026). Hingga saat ini, kondisi di lapangan masih cukup menantang dengan ketinggian air yang bervariasi.
Titik terdalam banjir dilaporkan mencapai kurang lebih 2,5 meter, sementara titik terendah berada di kisaran 70 sentimeter. Kondisi ini memaksa ribuan warga untuk meninggalkan kediaman mereka.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa sebagian besar warga terdampak masih mengungsi ke rumah keluarga maupun kerabatnya karena kondisi rumah belum memungkinkan untuk ditempati. Namun, situasi ini menyisakan kekhawatiran karena banyak harta benda warga yang masih tertinggal di dalam rumah yang terendam.
Menanggapi potensi kerawanan keamanan, Polda Jabar mengambil langkah tegas dengan menyiagakan personel di lokasi terdampak.
“Untuk itu, kami melaksanakan patroli secara rutin, baik siang maupun malam hari, guna mengamankan wilayah terdampak banjir dan mencegah terjadinya penjarahan maupun tindak pencurian,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
Berdasarkan data sementara, jumlah warga terdampak banjir di Desa Karangligar mencapai sekitar 7.158 jiwa. Mengingat besarnya jumlah pengungsi, kepolisian bersama instansi terkait bergerak cepat menyalurkan bantuan makanan yang disediakan oleh Polda Jawa Barat serta bantuan sukarela dari masyarakat.
Tak hanya fokus pada keamanan, aspek kesehatan juga menjadi prioritas utama. Polda Jabar memberikan pelayanan kesehatan secara rutin, bahkan melakukan pengobatan ringan dengan metode door to door. Hingga kini, tercatat sekitar 1.100 keluarga telah menerima layanan kesehatan, baik di lokasi relokasi maupun langsung di tempat kejadian perkara (TKP).
Selain mencegah tindak kriminal, patroli rutin ini difokuskan untuk memantau potensi bahaya teknis di rumah-rumah kosong, salah satunya adalah risiko korsleting listrik akibat genangan air.
Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca yang masih fluktuatif. Penggunaan instalasi listrik harus diperhatikan dengan sangat hati-hati demi keselamatan bersama.
Melalui aksi nyata ini, Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis. Tujuannya adalah memberikan rasa aman, perlindungan, serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak banjir tetap terpenuhi selama masa darurat.





