CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor menjadi lokus studi lapangan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) PNS TNI Angkatan Udara Angkatan VII Tahun Anggaran 2026, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi para peserta untuk memperdalam wawasan mengenai tata kelola pemerintahan, inovasi, kepemimpinan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Penerimaan peserta dilaksanakan di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong. Rombongan peserta dipimpin Kepala Seksi Operasi Skadik 501, Kapten Sus Utar, dan diterima Kepala Bidang Penilaian dan Pengembangan Kompetensi BKPSDM Kabupaten Bogor, Dadan Nurdiansyah.
Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Dadan Nurdiansyah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Bogor sebagai lokus studi lapangan.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi kesempatan bagi para peserta untuk berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta mempelajari secara langsung berbagai praktik penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dadan menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor memiliki tantangan penyelenggaraan pemerintahan yang kompleks dengan wilayah yang luas mencakup 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan, serta jumlah penduduk lebih dari enam juta jiwa. Kondisi tersebut memicu Pemkab Bogor untuk terus berinovasi.
“Upaya ini dilakukan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, adaptif, efektif, dan efisien,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Skadik 501, Kapten Sus Utar, menyampaikan bahwa studi lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian kurikulum pendidikan PKP yang diikuti oleh 40 peserta selama empat bulan.
“Kegiatan ini bertujuan menambah pengetahuan peserta mengenai pelayanan publik, kepemimpinan, inovasi, dan manajemen pemerintahan, khususnya melalui praktik yang diterapkan di Pemerintah Kabupaten Bogor,” terangnya.
“Pengalaman yang diperoleh melalui studi lapangan ini diharapkan dapat membantu peserta mengidentifikasi permasalahan, merumuskan solusi, serta meningkatkan kualitas kepemimpinan dan kinerja di lingkungan kerja masing-masing,” ujarnya.
Para peserta dijadwalkan mengunjungi empat lokus perangkat daerah, yakni Dinas Kesehatan untuk mempelajari inovasi SIAP PSC, Disdukcapil melalui aplikasi SiLONCIL, DPMPTSP melalui Mal Pelayanan Publik, serta BKPSDM melalui penerapan Sistem Manajemen Talenta.





