bogortraffic.com, BOGOR – Kota Bogor menjadi tuan rumah Festival Budaya Nasional dalam rangka peringatan Hari Kebudayaan Nasional yang digelar oleh Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) di Kebun Raya Bogor, Sabtu (17/10/2026).
Festival dibuka langsung oleh Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dengan menabuh alat musik tradisional Lombok. Masyarakat yang hadir antusias menyaksikan berbagai pertunjukan seni budaya, mulai dari penampilan penyanyi solo, pagelaran kolosal Majapahit, hingga Harmoni Nusantara.
Menbud mengatakan bahwa Festival Budaya Nasional merupakan bagian dari cultural mega diversity Indonesia yang luar biasa, dengan kepemilikan 1.340 suku bangsa dan 718 bahasa daerah.
”Ini semua juga ekspresi budaya kita, warisan budaya tak benda kita, warisan budaya kita yang selalu kita jaga, apalagi dengan hadirnya Kementerian Kebudayaan, kita harus semakin fokus dalam melindungi, mengembangkan, memanfaatkan. Ini yang saya kira akan harus kita stressing, highlight adalah pemanfaatan dan juga pembinaan kebudayaan kita,” ujarnya.
Fadli Zon juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan kekayaan seni dan tradisi lokal sebagai penopang ekonomi daerah.
”Karena ini sebagai bagian dari kekuatan kita untuk bagaimana menatap masa depan, termasuk memanfaatkannya untuk ekonomi budaya. Jadi jangan sekedar melindungi atau mewariskan kepada generasi mendatang, tapi bagaimana ini bisa menjadi ekonomi budaya sirkular,” ucapnya.
Mengusung tema “Indonesia, Budaya yang Terus Hidup”, Fadli Zon berharap situs dan tradisi lokal dapat terus dipelihara bersama komunitas.
”Cagar-cagar budaya bukan hanya dead monument, tapi situs-situs yang hidup dan juga dihidupkan oleh para penggiatnya. Dan inilah, kita berharap kerjasama dengan komunitas. Tentu kita ucapkan juga terima kasih ini kepada LPDP yang menjadi bagian dari hadirnya Festival Budaya Nasional ini,” ujarnya.





